Buku Ekonomi Kita menjadi pelengkap bagi laporan fiskal yang biasa dipublikasikan melalui APBN KiTa.
Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan informasi ekonomi yang transparan dan strategis bagi masyarakat. Kali ini, publik mendapatkan tambahan referensi penting dengan hadirnya Buku Ekonomi Kita, yang diterbitkan pada Selasa, (25/3). Buku ini menjadi pelengkap bagi laporan fiskal yang biasa dipublikasikan melalui APBN KiTa, memberikan perspektif lebih luas terhadap perekonomian nasional.
Disusun oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Sekretariat Kabinet (Setkab), dan Kantor Komunikasi Kepresidenan, buku ini menggambarkan kondisi ekonomi Indonesia secara komprehensif dan menjadi dasar untuk merancang strategi menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
“Kami optimistis melihat data-data yang ada. Semoga membawa manfaat positif,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (26/3).
Membaca arah ekonomi Indonesia
Dengan 105 halaman yang terbagi dalam empat bab utama, Buku Ekonomi Kita memberikan gambaran lengkap tentang situasi ekonomi terkini dan proyeksi ke depan.