Bisnis

Geliat investasi setelah gencatan senjata Gaza

Tahun 2025 menjadi babak baru eskalasi geopolitik global menyusul berlakunya gencatan senjata di Gaza. Bagaimana prediksi saham?

Selasa, 28 Januari 2025 19:38
geliat investasi setelah gencatan senjata gaza

Tahun 2025 menjadi babak baru eskalasi geopolitik global. Setelah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan sejumlah terobosan dalam hal kebijakan, termasuk menginisiasi gencatan senjata di Gaza.

Bagaimana dampaknya terhadap pasar modal?

Pascapandemi Covid-19 melanda dunia, tantangan ekonomi global menjadi tidak mudah. Harga komoditas naik drastis di tengah produksi yang sangat terbatas. Diperparah dengan konflik Rusia dan Ukraina serta Israel dan Palestina di Gaza. Dunia belum bergeliat, namun lonjakan inflasi menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi global. 

Awal tahun ini, gencatan senjata di Gaza disambut positif oleh banyak pihak, karena dianggap dapat meredakan ketegangan geopolitik sekaligus memberikan harapan bagi perbaikan situasi ekonomi global.

Ekonom Center of Macroeconomics dan Finance Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abdul Manap Pulungan menilai gencatan senjata memang bisa sedikit meredakan, namun belum cukup untuk memulihkan ekonomi dunia yang masih rapuh. Apalagi saat ini prospek ekonomi global masih belum membaik. International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2025 mencapai 3,3%. Sementara untuk AS dan China diproyeksikan melambat menjadi 2,7% dan 4,6%.

Satriani Ari Wulan
Satriani Ari Wulan Reporter
Satriani Ari Wulan
Satriani Ari Wulan Editor

Tag Terkait

Berita Terkait