Bisnis

Mampukah hilirisasi jadi mesin pertumbuhan ekonomi?

Pemerintah berambisi mencapai angka pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029 dengan mengandalkan hilirisasi industri sebagai strategi utama.

Rabu, 25 Desember 2024 18:06

Pemerintah berambisi mencapai angka pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029 dengan mengandalkan hilirisasi industri sebagai strategi utama. Namun, langkah ini menghadirkan tantangan besar yang dapat membebani perekonomian, terutama terkait investasi, teknologi, kesiapan sumber daya manusia (SDM), serta infrastruktur pendukung.

Menurut Sekretaris Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Heldy Satrya Putera, hilirisasi menawarkan nilai tambah pada produk domestik dan mampu menarik investasi asing. Tetapi, ketergantungan Indonesia pada teknologi luar negeri dan sumber daya manusia (SDM) yang belum siap menjadi hambatan signifikan.

“Masalah utama kita adalah ketertinggalan teknologi, meski sumber daya alam melimpah. Untuk mengejar ketertinggalan, kita memerlukan investasi asing besar-besaran, termasuk dalam bentuk pelatihan tenaga kerja lokal,” ujar Heldy, Jumat (20/12).

Data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8%, pemerintah menargetkan investasi yang sangat besar.

Target investasi dan pertumbuhan ekonomi
  2024 2025 2026 2027 2028 2029
Investasi (dalam triliun rupiah) 1,650 1,905 2,175 2,567 2,969 3,414
Pertumbuhan ekonomi (%) 5.5 5.3 6.3 7.5 7.7 8

Sumber: Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal

Immanuel Christian Reporter
Satriani Ari Wulan Editor

Tag Terkait

Berita Terkait