Dunia

OPEC pangkas produksi minyak, harga BBM berpotensi kembali naik

Pemotongan produksi minyak dapat mendorong harga bensin di AS naik sekitar 26 sen per galon.

Senin, 03 April 2023 08:21

Arab Saudi dan produsen minyak utama lainnya pada Minggu (2/4), mengumumkan pemotongan produksi hingga 1,15 juta barel per hari, dari Mei hingga akhir tahun. Hal itu dimaksudkan sebagai langkah yang dapat menaikkan harga di seluruh dunia.

Harga minyak yang lebih tinggi, akan membantu mengisi pundi-pundi Presiden Rusia Vladimir Putin karena negaranya mengobarkan perang terhadap Ukraina dan memaksa orang Amerika dan lainnya untuk membayar lebih banyak lagi di pompa bensin di tengah inflasi dunia.

Direktur pelaksana Clearview Energy Partners LLC Kevin Book mengatakan, pemotongan produksi minyak dapat mendorong harga bensin di AS naik sekitar 26 sen per galon. Itu tentunya selain kenaikan yang biasa terjadi ketika kilang mengubah campuran bensin selama musim panas. Tidak heran jika Departemen Energi AS menghitung kenaikan musiman rata-rata 32 sen per galon.

Jadi dengan harga rata-rata AS sekarang sekitar US$3,50 per galon reguler, menurut AAA, dengan adanya pemotongan produksi, bensin di AS bisa lebih dari US$4 per galon selama musim panas.

Namun, Book mengatakan, ada sejumlah variabel yang kompleks dalam harga minyak dan gas. Ukuran pemotongan produksi masing-masing negara bergantung pada jumlah produksi dasar yang digunakannya, jadi pemotongan produksi mungkin tidak sampai 1,15 juta. Ini juga bisa memakan waktu lama untuk menerapkan pemotongan. Selain itu, permintaan bisa turun jika AS memasuki resesi yang disebabkan oleh krisis perbankan. Tetapi juga bisa meningkat selama musim panas karena lebih banyak orang bepergian

Hermansah Reporter
Hermansah Editor

Tag Terkait

Berita Terkait