Nasional

Alasan warga gugat Anies Baswedan Rp42 miliar terkait banjir

Pemprov DKI Jakarta seharusnya dapat membuat sebuah perencanaan strategis untuk menanggulangi bencana banjir.

Senin, 13 Januari 2020 17:56

Tim advokasi korban banjir Jakarta 2020 resmi melaporkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Laporan tersebut dilakukan karena bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu dianggap lalai dalam penanggulangan bencana banjir yang terjadi pada awal tahun 2020. 

Juru bicara tim advokasi korban banjir, Azas Tigor Nainggolan, mengatakan dasar gugatan warga tersebut lantaran Anies tak dapat menjalankan tugasnya secara maksimal dalam menanggulangi banjir. Gubernur DKI Jakarta dianggap sudah lalai terhadap kewajibannya.

"Kewajiban hukumnya harus melindungi warga Jakarta atau orang yang ada di Jakarta ketika banjir. Kami menilai ada persoalan penting di sini bawa Pemprov DKI Jakarta khususnya Gubernur DKI Jakarta, tidak menjalankan tugasnya dengan baik," kata Tigor saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (13/1).

Menurut dia, seharusnya Anies dapat menjalankan sistem peringatan dini terhadap warga Jakarta ketika banjir mulai meluap. Dengan begitu, warga mempunyai waktu untuk bersiap diri untuk mengungsi.

Selain itu, Anies dianggap tidak mengerahkan bantuan darurat terhadap warga DKI. Hal itu diyakininya dengan menemukan masyarakat yang melakukan evakuasi secara mandiri tanpa ada bantuan dari jajaran Pemprov DKI Jakarta.

Achmad Al Fiqri Reporter
Tito Dirhantoro Editor

Tag Terkait

Berita Terkait