Trump mengecam mantan presiden AS Joe Biden atas caranya menangani perang.
Bandul dukungan AS kepada Ukraina terkait perangnya dengan Rusia tampaknya bergeser. Berbeda dengan Biden yang selalu di belakang kepentingan Ukraina, Presiden AS Donald Trump justru bersikap sinis terhadap sekutunya itu. Ia bahkan menyalahkan Presiden Volodymyr Zelensky bahwa Ukraina lah yang memulai perang melawan Rusia pada Februari 2022.
"Hari ini saya mendengar, 'Oh, kami tidak diundang.' Nah, Anda sudah berada di sana selama tiga tahun, Anda seharusnya mengakhirinya... Anda seharusnya tidak pernah memulainya. Anda seharusnya bisa membuat kesepakatan," kata Trump pada hari Selasa.
"Ini perang yang tidak masuk akal. Seharusnya tidak pernah terjadi. Itu tidak akan pernah terjadi jika saya menjadi presiden. Dan sungguh memalukan melihatnya," katanya kepada wartawan di perkebunannya di Mar-a-Lago.
"Saya pikir orang-orang akan terkejut melihat berapa banyak orang, bukan hanya tentara, yang telah tewas di Ukraina. Jauh lebih banyak dari yang Anda kira."
Pernyataan Trump muncul setelah delegasi AS mengadakan dialog kerja dengan Rusia tentang Ukraina selama pembicaraan di Riyadh pada hari sebelumnya.