close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Syekh Ali Jaber (kiri) berbincang dengan Menko Polhukam, Mahfud MD, saat dikunjungi di kediamannya, Senin (14/9/2020). Twitter/@mohmahfudmd
icon caption
Syekh Ali Jaber (kiri) berbincang dengan Menko Polhukam, Mahfud MD, saat dikunjungi di kediamannya, Senin (14/9/2020). Twitter/@mohmahfudmd
Nasional
Rabu, 16 September 2020 16:40

Polri kerahkan Densus 88 usut penusukan Syekh Ali Jaber

Densus 88 akan menelusuri apakah ada keterlibatan pihak lain di balik aksi penusukan.
swipe

Mabes Polri mengerahkan Densus 88 Antiteror untuk membantu penyidikan kasus penusukan terhadap syekh Ali Jaber saat dakwah di Kota Bandar Lampung, Lampung.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono, menyatakan, Densus 88 membantu mengusut apakah ada keterlibatan pihak lain dalam aksi penusukan yang dilakukan tersangka AA.

"Tentunya mau melihat, apakah tersangka ini melakukannya sendirian atau ada yang menyuruh. Semua sedang kami selidiki," katanya saat telekonferensi, Rabu (16/9).

Menurut Argo, penyidik sampai kini masih menahan AA selama 21 hari. Ia pun menampik adanya informasi yang menyebutkan penahanan pelaku ditangguhkan.

Ditambahkannya, penyidik juga menambahkan pasal pembunuhan berencana dan penganiayaan yang mengakibatkan luka terhadap AA. Pelaku sebelumnya dikenakan dua pasal dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Jadi, ancaman hukumannya hukuman mati atau seumur hidup," tutur Argo.

Sebelumnya, syekh Ali Jaber ditusuk saat mengisi ceramah di Masjid Falahuddin, Kota Bandar Lampung. Ia mengalami luka di lengannya karena serangan senjata tajam. Peristiwa penusukan terjadi ketika tausiah berjudul ‘memperbaiki hati’ itu telah 15 menit berlangsung.  

Polres Bandar Lampung pun menangkap tersangka AA yang telah melakukan penusukan. Tersangka disebut tidak merencanakan insiden penusukan terhadap syekh Ali Jaber atau melakukannya secara spontan. 

Dalam pemeriksaan AA kerap berubah-ubah memberikan keterangan. Keluarga menyatakan AA memang memiliki gangguan kejiwaan.

img
Ayu mumpuni
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan