Ketua DPR Puan Maharani, baru saja menerima kunjungan Ketua Parlemen Singapura, Seah Kian Peng, di Gedung DPR RI, Jakarta. Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis yang mencakup kerja sama bilateral di bidang ekonomi, sosial-budaya, geopolitik, dan dinamika internasional.
Puan menegaskan komitmen untuk mempererat hubungan antara parlemen kedua negara.
“Kami bersepakat untuk tetap menjaga, mempererat, dan meningkatkan hubungan kedua parlemen antara Indonesia dan Singapura, serta mendukung pemerintahan di kedua negara,” ujar Puan di Kompleks Parlemen, Jumat (24/1).
Dalam diskusi, kedua pemimpin parlemen juga membahas implementasi kebijakan yang telah disepakati serta mendorong inisiatif baru di periode pemerintahan saat ini. DPR khususnya di periode 2024-2029, berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto, terutama terkait langkah-langkah strategis yang berorientasi pada kepentingan nasional dan regional.
“Semua hal baik yang telah dilakukan pada periode sebelumnya akan kami lanjutkan, dan yang belum dilaksanakan akan kami tingkatkan. Kami sepakat untuk berkolaborasi dalam menciptakan kawasan Asia Tenggara yang aman, damai, dan stabil,” tambah Puan.
Salah satu isu penting yang menjadi perhatian adalah pengaturan perlindungan bagi pekerja di sektor ekonomi digital, seperti pengemudi layanan berbasis aplikasi (online ride-hailing). Puan menyebutkan, Singapura telah memiliki kebijakan yang cukup maju terkait perlindungan pekerja digital ini seperti ojek online.
DPR RI bersama kementerian terkait akan mempelajari dan mendorong kebijakan serupa di Indonesia untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja sektor informal tersebut.
“Hal-hal teknis yang saat ini dibahas di kementerian tentu akan didukung oleh parlemen, baik itu revisi kebijakan, penyempurnaan regulasi, maupun upaya legislasi yang baru. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada miskomunikasi antara kedua negara dalam hal kebijakan-kebijakan penting ini,” tegas Puan.
Selain fokus pada isu bilateral, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi Indonesia dan Singapura dalam forum internasional, khususnya di tingkat ASEAN. Kedua parlemen sepakat untuk bersama-sama memperjuangkan isu-isu yang relevan bagi kawasan, seperti keamanan regional, keberlanjutan lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Di tengah dinamika geopolitik global, peran parlemen menjadi semakin penting dalam menciptakan stabilitas kawasan. Puan dan Seah Kian Peng menekankan pentingnya kerja sama yang kuat di tengah tantangan global, seperti ketegangan geopolitik dan perubahan iklim.
Pertemuan antara Puan Maharani dan Seah Kian Peng ini diharapkan menjadi landasan bagi langkah-langkah konkret dalam meningkatkan hubungan bilateral. Kerja sama di berbagai sektor, seperti perlindungan pekerja digital, penguatan ekonomi kreatif, serta kolaborasi budaya, akan menjadi prioritas dalam waktu dekat.
Dengan hubungan bilateral yang semakin erat ini, Indonesia dan Singapura diharapkan dapat menjadi teladan bagi negara-negara ASEAN lainnya dalam menciptakan kerja sama yang strategis dan berkelanjutan.